Cahaya dalam Ruang Terpekat Kepedihan


Oleh: Hendra Rey 雷伟业牧师博士 Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya, kata-Nya: “Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu.” Lukas 19:41-42 Yerusalem menjadi ruang pengharapan sekaligus kepedihan bagi Yesus. Di Yerusalem Dia dielu-elukan dan disambut sebagai Raja. Di Yerusalem pula Dia akanContinue reading “Cahaya dalam Ruang Terpekat Kepedihan”